Langsung ke konten utama

UPDATE 20 Oktober: Jakarta Catat Penambahan 103 Kasus Covid-19

20 Oktober-Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengumumkan penambahan 103 kasus Covid-19 di Jakarta pada Rabu (20/10/2021).

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan DKI Jakarta Dwi Oktavia mengatakan, jumlah ini diperoleh dari hasil tes PCR yang dilakukan terhadap 22.453 orang.

"Dengan hasil 103 positif dan 22.350 negatif," kata Dwi melalui keterangan tertulis, Rabu.

Dengan penambahan kasus tersebut, total kasus Covid-19 di Ibu Kota menjadi 860.461 kasus.

Dwi mengatakan, dari jumlah tersebut, sebanyak 845.650 orang dinyatakan sembuh dengan tingkat kesembuhan 98,3 persen. Sementara itu, 13.552 orang meninggal dunia dengan tingkat kematian 1,6 persen.

Jumlah kasus aktif di Jakarta turun sejumlah 39 kasus, sehingga jumlah kasus aktif sampai hari ini sebanyak 1.259 (orang yang masih dirawat/isolasi)," ucap Dwi.

Adapun persentase kasus positif di Jakarta selama sepekan terakhir sebesar 0,6 persen.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) sendiri telah menetapkan standar persentase kasus positif tidak lebih dari 5 persen.

Sumber: https://megapolitan.kompas.com/read/2021/10/20/21400391/update-20-oktober-jakarta-catat-penambahan-103-kasus-covid-19

Komentar

Postingan populer dari blog ini

bisa contact saya di nomor berita

 29 Oktober- +62 813-5165-64337 ya online mulai 09:00 sampai jam 18:00 Nomor ini untuk mengirim saran untuk mengembangkan website ini: +62 813-5165-64337 jika tidak online berarti bot sedang gangguan ya.

Mau IPO, GoTo Group Dekati Investor Ritel di Bursa RI

 25 Oktober- Layanan uang elektronik yang dimiliki GoTo Group, GoPay   memberikan edukasi keuangan kepada kalangan investor ritel pasar modal generasi muda dengan bekerja sama dengan Bursa Efek Indonesia (BEI). Kolaborasi tersebut diselenggarakan sebagai bagian menyemarakkan Bulan Inklusi Keuangan (BIK) melalui program FinanSiap yang didesain untuk menjawab kebutuhan peningkatan literasi keuangan di tengah masyarakat. Berdasarkan data PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), terjadi kenaikan jumlah investor pasar modal dari 2.484.354 SID (single investor identification) pada tahun 2019 menjadi 3.880.753 SID pada akhir tahun 2020, dan bahkan mencapai angka 6.610.173 SID pada 15 Oktober 2021 lalu. Jumlah nomor tunggal investor atau SID ini termasuk investor saham, reksa dana dan investor obligasi. Sampai dengan September 2021, tercatat 59,23% dari total investor pasar modal merupakan kalangan anak muda di bawah usia 31 tahun. Namun demikian, hasil dari Survei Nasional Li...