Langsung ke konten utama

Tigor Siahaan Tiba-tiba Mundur dari Presdir & CEO CIMB Niaga

 22 Oktober-Presiden Direktur dan CEO PT Bank CIMB Niaga Tbk, Tigor M Siahaan, mengajukan pengunduran diri dari jabatannya pada 21 Oktober 2021.


"Sesuai aturan yang berlaku dan Anggaran Dasar Perseroan, pengesahan permohonan tersebut akan diputuskan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat," ungkap Head of Marketing, Brand & Customer Experience, Toni Darusman, Jumat (22/10/2021).

Toni juga mengungkapkan, Komite Nominasi dan Remunerasi beserta Dewan Komisaris telah memulai proses seleksi pengganti dari Tigor Siahaan.

"Operasional bisnis perusahaan tetap berjalan seperti biasa dan Bapak Tigor tetap memberikan dukungan optimal selama proses transisi. Dewan Komisaris dan Manajemen CIMB Niaga menyampaikan penghargaan tertinggi dan ucapan terima kasih kepada Bapak Tigor M. Siahaan atas kontribusi dan dedikasinya selama hampir 7 tahun berkarya dan berprestasi memimpin CIMB Niaga," paparnya.

Tigor M Siahaan lahir di Jakarta 26 Oktober 1971. Ia merupakan Alumni dari IMD BPSE Program (Breakthrough Program for Senior Executives) di Lausanne, Switzerland (2007).

Sarjana Bidang Finance dan Accounting (double major) dari University of Virginia Charlottesville, United States.

Ia sempat menjabat sebagai Chief Country Officer Citi Indonesia (2011-2015) dan sebelumnya adalah Country Head for Institutional Clients Group Citi Indonesia (2008 - 2011).

Sumber: https://www.cnbcindonesia.com/market/20211022185021-17-285945/tigor-siahaan-tiba-tiba-mundur-dari-presdir-ceo-cimb-niaga

Komentar

Postingan populer dari blog ini

bisa contact saya di nomor berita

 29 Oktober- +62 813-5165-64337 ya online mulai 09:00 sampai jam 18:00 Nomor ini untuk mengirim saran untuk mengembangkan website ini: +62 813-5165-64337 jika tidak online berarti bot sedang gangguan ya.

Mau IPO, GoTo Group Dekati Investor Ritel di Bursa RI

 25 Oktober- Layanan uang elektronik yang dimiliki GoTo Group, GoPay   memberikan edukasi keuangan kepada kalangan investor ritel pasar modal generasi muda dengan bekerja sama dengan Bursa Efek Indonesia (BEI). Kolaborasi tersebut diselenggarakan sebagai bagian menyemarakkan Bulan Inklusi Keuangan (BIK) melalui program FinanSiap yang didesain untuk menjawab kebutuhan peningkatan literasi keuangan di tengah masyarakat. Berdasarkan data PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), terjadi kenaikan jumlah investor pasar modal dari 2.484.354 SID (single investor identification) pada tahun 2019 menjadi 3.880.753 SID pada akhir tahun 2020, dan bahkan mencapai angka 6.610.173 SID pada 15 Oktober 2021 lalu. Jumlah nomor tunggal investor atau SID ini termasuk investor saham, reksa dana dan investor obligasi. Sampai dengan September 2021, tercatat 59,23% dari total investor pasar modal merupakan kalangan anak muda di bawah usia 31 tahun. Namun demikian, hasil dari Survei Nasional Li...